idr monopoly

Ubah 3 Kebiasaan Buruk Dalam Bercinta Usai Menjadi Pasangan Suami Istri


Indomonopoly, monopoli online indonesia, monopoli terbaik dunia, indo monopoly, uang asli indonesia

Indomonopoly.com -  Selepas melajang pria maupun wanita harus meninggalkan atau meminimalisir beberapa kebiasaan buruk mereka. Termasuk kebiasaan buruk saat dan sesudah bercinta.

Dua ahli pernikahan menemukan adanya kebiasaan buruk dalam aktivitas seks yang wajib dihindari setelah menikah. Dikutip dari laman Glamour.

1. Terjebak pada posisi yang sama

Seorang konsultan pernikahan Lesli Doares mengatakan, melakukan perbincangan mengenai posisi baru dalam bercinta tidak ada salahnya.

"Tingkat kepuasaan juga keinginan seorang wanita akan berubah sesuai dengan siklusnya. Dengan mengubah posisi pasangan bisa memiliki kesempatan untuk bereksperimen bersama," tutur Doares penulis dari Blueprint for a Lasting Marriage.

Ia menambahkan, jika waktu terlalu sempit untuk melakukan hal ini bersama pasangan, tak ada salahnya membaca dan melihat buku panduan gaya-gaya seks.

2. Selalu bercinta di waktu yang sama

Doares memberikan sejumlah pilihan untuk mengubah waktu bercinta Anda dan pasangan.

Kebanyakan pasangan melakukan aktivitas bercinta di malam setelah melakukan kegiatan seharian penuh. "Mengapa tak mencoba melakukannya di pagi hari?" tanyanya.

Bercinta di pagi hari sah-sah saja, malah diyakini cara yang bagus untuk memulai hari Anda dan pasangan. Bahkan ia menyarankan untuk meluangkan waktu bersama untuk bercinta di tengah aktivitas pekerjaan.

3. Bercinta dengan orang lain

Mungkin masa lajang Anda dipenuhi dengan kehidupan seks yang beragam. Saat status pernikahan sudah menghampiri jangan pernah lakukan hal ini lagi.

"Mungkin dorongan seks yang begitu tinggi pernah mendatangi Anda, namun bukan berarti Anda harus mengutamakan nafsu itu," seru Doares.

Pasangan tak harus mementingkan keinginan semata. Dengan berjalannya waktu, pasangan akan merasakan keistimewaan tersendiri karena bercinta hanya dengan satu orang saja.



24/01/2016
Penerbit : Winni
Sumber  : Indomonopoly Online Indonesia
Previous
Next Post »

Total Tayangan Laman