idr monopoly

Wanita Juga Bisa Mengalami Orgasme Saat Tidur

indomonopoly.com

Wanita sering dikaitkan dengan sulit mencapai orgasme saat bercinta. Namun, ada juga wanita yang merasakan orgasme sewaktu tidur meski ia tak memikirkan seks atau melakukan aktivitas seksual. Kondisi ini dikenal dengan orgasme nokturnal. Lantas bagaimana itu bisa terjadi?

Seorang wanita yang tidak disebutkan identitasnya mengungkap rahasianya. Ia mengalami orgasmes tidur tiga kali dalam sebulan. Saat orgasme terjadi dia antara sadar dan tidur. Ia hanya samar-sama mengingat memimpikan sesuatu yang seksi. Perlahan-lahan ia merasakan ada yang bergejolak di tubuhnya dan saat bangun ia mengalami orgasme.

Menurut Laporan Kinsey, sekitar 37 persen wanita akan mengalami orgasme sewaktu tidur pada usia 45 tahun. Memang angka tertinggi orgasme nokturnal pada perempuan secara keseluruhan terjadi antara usia 40-an dan pertengahan 50-an. Ini tidak seperti pria, yang mengalami mimpi di usia remaja dan awal 20-an, serta berkurang di usia 30-an.

"Ini seperti hadiah dari otak Anda," kata Jade, 24, yang mengalami orgasme sewaktu tidur ketika dia 'kering'bercinta.

"Saya kadang-kadang begitu bosan tidak melakukan hubungan seks sementara saya kehilangan minat bermasturbasi, dan otak saya mengingatkan saya ya itu, saya masih bisa orgasme," katanya seperti dilansir Vice, Kamis 30/6/2016.

Ketika dia lama absen berhubungan intim, Jade bisa mengalami beberapa kali orgasme di malam hari dalam seminggu.

Dr Debby Herbenick, associate profesor di Indiana University, peneliti Kinsey Institute, dan penulis The Coregasm Workout, menjelaskan orgasme pada umumnya akan lebih mudah dicapai seiring usia dan pengalaman, serta ketika wanita melakukan hubungan seks dengan pasangan tetap yang peduli pada mereka.

"Jadi kita melihat orgasme lebih tinggi pada mereka di pertengahan, akhir 20-an, 30-an, dan 40-an."

Ini sama halnya dengan orgasme sewaktu tidur. Wanita mengalami orgasme sewaktu tidur atau tidak ini tidak berhubungan dengan berapa banyak Anda mengalami orgasme ketika sadar. Barry Komisaruk R., Beverly Whipple, dan Sara Nasserzadeh menuliskan di The Orgasm Answer Guide, bahwa orgasme sewaktu tidur diciptakan otak.

Orgasme mungkin melibatkan setiap sistem tubuh, namun mereka dikendalikan oleh otak. Orang-orang dengan cedera tulang belakang yang mengakibatkan kurangnya hubungan antara otak dan alat kelamin, masih bisa orgasme sewaktu tidur.

Lelaki remaja tak bisa mengontrol ereksi sehingga ini bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Penyebabnya gairah didominasi otak, bukan kontak fisik. Kemudian, orgasme tidur yang tak terkontrol itu berkurang pada pria dengan bertambahnya umur dan menguasai orgasme mereka, baik saat sadar atau tidur. Dan pada perempuan, orgasme tetap psikologis. Pada wanita, orgasme sewaktu tidur meningkat seiring bertambahnya usia.


Pada dasarnya, jika klitoris dan / atau vagina bekerja, Anda bisa bermimpi mencapai klimaks.
Previous
Next Post »

Total Tayangan Laman